Pantai Padang, the Taplau of Padang Residents
Saya tiba di Padang sekitar pukul setengah 3
siang. Nah, mumpung di kota Padang, jadilah kami sekeluarga nyari hiburan. Akhirnya
Pantai Padang pun jadi tujuannya. Lokasi Pantai Padang tidak terlalu jauh dari
pusat kota, hanya 5 menit berjalan kaki dari Pasar Raya Padang. Warga kota
Padang sering menyebut Pantai Padang sebagai Taplau atau tapi lauik (tepi laut).
Banyak kursi dan meja yang berjejer di sepanjang tepi pantai, dan banyak juga makanan dan minuman yang disajikan di sini. Ada mie goreng dan mie rebus yang beda dari biasanya, dan kayaknya cuma ada di Sumatra Barat. Jadi mie-nya pake mie instan biasa, tapi ditambah cabai dan bumbu-bumbu lainnya. Selain itu ada juga es kelapa muda yang seger banget. Makan dan minum sambil menikmati suara deburan ombak. So peaceful.
Setelah lumayan kenyang, saatnya take pictures! Banyak hal yang bisa
dijadikan objek jepretan, mulai dari pasir pantai, ombak, langit, dan
sebagainya. Dan satu hal lagi yang bisa ditemukan di sini, yaitu payung-payung
besar yang melindungi kita dari panasnya matahari. Payung dengan ukuran dan
bentuk yang sama, namun berbeda warna dan motif, berjejer rapi di tepi pantai.
Dan kalau ke pantai, kurang lengkap kalau belum
foto-foto. Kamera juga udah di tangan. So, tunggu apa lagi? Keep smile, and picture was taken!
Sayangnya, menurut saya pantai ini tidak
terlalu bersih. Masih ada beberapa sampah yang mampir di tepi pantai, mungkin
karena terbawa ombak. Dan sayangnya lagi, karena kami di Pantai Padang tidak
sampai malam, akhirnya kami tidak bisa menikmati pemandang sunset Pantai Padang
yang terkenal eksotis. Mungkin di lain waktu saya akan kembali untuk menikmati
sunset di Pantai Padang, sepuasnya :)
Comments
Post a Comment