4 Adorable Places in Fatukoto
Dulu waktu KKN
sempat terpikir buat nulis beberapa tempat recommended
yang ada di Desa Fatukoto, tempat saya melaksanakan KKN pada Januari-Februari
2015 lalu. Tapi dengan kondisi tanpa listrik, mana bisa saya nulis dan post
tulisan itu di blog? Akhirnya setelah beberapa bulan, terlaksana juga
rencana-yang-hampir-jadi-wacana ini, hehehe.
Eits, masih ada yang nggak tau Fatukoto itu dimana? Nah coba cek disini :) And, here’s 4 adorable places in Fatukoto, yang bagaikan di negeri dongeng atau bahkan seperti di luar negeri. Bukan di Australia, Eropa, apalagi Amerika. Ini ada di Indonesia!
Tempat pertama di Fatukoto yang membuat saya takjub adalah Fatu Nausus. Fatu Nausus itu apa sih? Fatu Nausus merupakan sebuah bukit marmer dengan ketinggian 1400 mdpl. Tapi nggak semua orang bisa mendaki ke bukit ini karena trek yang sangat curam (katanya sih hampir 90 derajat). Saya sendiri belum sempat untuk naik ke Fatu Nausus. Saya cukup hanya menikmati keindahan Fatu Nausus dari halaman balai desa setiap pagi dan sore. Dari tempat ini, Fatu Nausus tampak begitu gagah.
Amazing! Itulah kata yang tepat untuk
menggambarkan keindahan Danau Kokleou. Dikelilingi pepohonan dan perbukitan,
danau ini tampak semakin menakjubkan. Dengan kedalaman air hingga 8 meter,
Danau Kokleou sering dijadikan tempat memancing oleh warga setempat.
![]() |
| Pemandangan Danau Kokleou, lagi-lagi Fatu Nausus terlihat :) |
Selain
pemandangan danau yang menakjubkan, jalan untuk menuju danau ini pun juga
begitu indah. Biasanya kami selalu melewati danau ini ketika menuju Desa
Oelnonon untuk mengajar siswa SD disana. Untuk menuju desa ini, kami harus
berjalan selama 45 menit. Sepulang mengajar, biasanya kami istirahat sejenak di
tepi danau. Kalau lagi terik rasanya pengen nyebur ke danau, hihihi.
Bukit The Hobbit
Pernah nonton
film ‘The Hobbit’? Kalau kata temen-temen sih, bukit yang ada di Desa Fatukoto ini
mirip dengan bukit yang ada di film The Hobbit. Sebenarnya tidak ada nama untuk
bukit ini, hanya saja kami sendiri yang menamakannya ‘Bukit The Hobbit’. Dari
atas bukit ini, kita dapat melihat Danau Kokleou dan Fatu Nausus dari kejauhan.
![]() |
| Fatu Nausus dan Danau Kokleou dilihat dari atas bukit |
Nah kalau
sempet, biasanya setelah mengajar kami mampir ke bukit hijau yang meneduhkan
ini (padahal aslinya di atas terik banget, hehe). Bahkan pernah juga kita naik
ke bukit ini ditemenin sama beberapa staf pengajar dan siswa SD Inpres
Oelnonon. Mereka dengan senang hati nganterin kita sampai ke atas. Baik banget ya
mereka :’)
![]() |
| Perjalanan naik ke bukit bersama siswa SD Inpres Oelnonon |
Bukit Teletubbies
Kalau tadi ada
Bukit The Hobbit, sekarang ada Bukit Teletubbies. Tempat ini merupakan padang
rumput yang sangaaaattt luas dan terdapat kuda-kuda yang sedang merumput. Kalau
waktu kecil pernah nonton ‘Teletubbies’, nah tempat ini hampir sama dengan yang
ada dalam film tersebut, ijo-ijo seger gimanaaaa gitu. Walaupun dari
kejauhan kelihatannya hijau dan bersih, tapi kalau dari deket ada zonk-nya, alias kotoran si kuda. Mau
goleran di rumput jadi gagal deeeehh, hihihi.
![]() |
| Gimana? Masih pengen goleran di rumput? Hihihi |
Sebenarnya masih
banyak tempat menakjubkan dan very very
adorable di Desa Fatukoto ini, saking banyaknya saya jadi bingung tempat
mana aja yang harus saya tulis di blog ini. Tapi beneran ya, di Desa Fatukoto
ini, hampir semua tempatnya menakjubkan, pemandangannya bagus banget!
Walaupun akses
menuju Desa Fatukoto terbilang cukup sulit, tapi saya berharap suatu saat nanti
Desa Fatukoto bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur.
Dan semoga setelah Fatukoto dikenal oleh masyarakat luas, nggak ada orang yang
mengeksploitasi tempat ini, mendirikan bangunan-bangunan megah tanpa
memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Anyway, saya lagi kangen banget sama
suasana dan pemandangan di Desa Fatukoto, makanya saya nulis tulisan beginian
buat mengenang keindahan Fatukoto :)





Comments
Post a Comment